Kelebihan susu ternyata berbahaya

Januari 6, 2011 pukul 4:34 pm | Ditulis dalam umum | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , ,
susu

susu

Jumlah penderita kanker prostat lebih tinggi di negara-negara Barat dibanding Asia. Sebagian pakar yakin hal itu terjadi, karena orang Barat lebih banyak mengkonsumsi produk susu dibanding orang Asia.

Beberapa riset mendapati pria dengan pola makan yang mengandung banyak produk susu, termasuk produk turunannya seperti keju dan mentega, memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Tapi, studi lain mengenai hubungan produk susu, kalsium dan kanker prostat memberi kesimpulan yang berbeda.

Umumnya penelitian itu dilakukan di negara Barat. Namun, riset baru yang dimuat dalam jurnal Cancer Research, oleh Lesley Butler, mempelajari dampak konsumsi kalsium pada pria Tionghoa di Singapura.

Mereka memperoleh kalsium mereka dari sayur, gandum, kedelai dan hanya sedikit dari produk susu. Butler dan koleganya melacak kesehatan lebih dari 27.000 pria Tionghoa Singapura yang berpartisipasi dalam studi jangka panjang itu.

“Pada kenyataannya, kami masih melihat kenaikan resiko kanker prostat yang sama besarnya pada kelompok dengan kadar kalsium lebih rendah,” katanya.

Mereka dengan berat badan rendah menyerap kalsium, termasuk kalsium dalam susu, lebih banyak dibandingkan mereka dengan berat badan tinggi.

Mereka dengan berat badan rendah menyerap kalsium, termasuk kalsium dalam susu, lebih banyak dibandingkan mereka dengan berat badan tinggi.

Pria dengan jumlah kalsium paling besar dalam diet mereka beresiko dua kali lebih besar terkena kanker prostat, dibanding mereka yang makan lebih sedikit kalsium. Perbedaan ini kira-kira sama dengan perbedaan antara konsumsi kalsium tinggi dan rendah dalam studi di negara Barat.

Tapi, hasil ini hanya signifikan pada kelompok pria dengan berat badan di bawah rata-rata. Menurut Butler, hal itu mungkin disebabkan oleh metabolisme pria yang kurus membuatnya lebih mudah menyerap kalsium dibanding pria yang gemuk.

Secara umum, rata-rata kanker prostat pada kelompok kalsium tinggi dan indeks massa tubuh rendah masih sekitar separuh rata-rata di Amerika. Butler mengusulkan studi lebih lanjut karena satu studi saja tidak cukup untuk mengetahui peran kalsium dalam kanker prostat.

Sumber: dinomarket.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: